Langsung ke konten utama

Pembunuh Ketut Hadi Prayetno Dijatuhi Hukuman Sesuai Kesalahan

SURABAYA [DOBRAKNEWS.COM] Tiga terdakwa yaitu berasal dari oknum TNI AL terlibat pada kasus pembunuhan Ketut Hadi Prayitno di rolak Gunungsari dan jenazahnya di temukan dekat tol jalan menuju Masjid Agung Surabaya, pada April 2015 ahirnya dipecat dari kesatuan, dan seorang divonis bebas dari hukuman. 

Letkol Muhammad Djundan. SH. MH Ketua Majelis Hakim selaku memimpin sidang di Pengadilan Militer (Dilmil) III-12 Surabaya di Jalan Juanda memvonis para terdakwa melalui dua sesi.  Empat terdakwa, yakni Pratu (Mar) Benny Syailendra Silalahi yang dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dan dipecatan dari kesatuan. Serda (Mar) Edwin Dwi Ananta dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan di pecat dari kesatuan, Pratu (Mar) Danny Ari Yulianto dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan dan Serda (Mar) Andi Kurniawan Armananta dijatuhi hukuman 1 tahun penjara.

 Sidang kedua, empat terdakwa lainnya, yakni, Pratu (Mar) Bambang Susanto dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan di pecat dari kesatuan, Serda (Mar) Wahyu Dwi Putra dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara, Pratu (Mar) Sofyan Husain Achmariyanto dijatuhi hukuman 2 tahun penjara, dan yang terakhir Prada (Mar) Charles Siburian dibebaskan dari hukuman penjara. Dalam sidang putusan ini, ke 8 terdakwa didampingi penasehat hukum dari kesatuannya yakni Kapten Marinir Sutiono., SH, Kapten Laut (P) Robert Sanjaka., SH, Kapten Laut (KH) Imam., SH dan Lettu Laut (KH) Ahmad Fauzi., SH.

Menurut majelis, vonis yang dijatuhkan sebagaimana peran masing-masing terdakwa dalam pembunuhan keji tersebut. "Peran ke-8 terdakwa ini berbeda-beda. Namun, pelaku utama akan tetap mendapatkan hukuman tambahan yakni dikeluarkan dari kesatuan (dipecat). Hanya saja pemecatan beberapa terdakwa mempertimbangkan sejauh mana tindak kejahatan yang dilakukan," tegas Letkol Muhammad Djundan, SH.MH. saat membacakan sidang putusan.

Sementara, terdakwa atas nama Prada (Mar) Charles Siburian dinyatakan bebas dari hukuman penjara karena tidak terbukti melakukan tindak kejahatan.

Meski begitu, Ketua Majelis Hakim berpesan kepada terdakwa Prada (Mar) Charles Siburian, agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Siburian dianggap mengetahui peristiwa yang seharusnya dilaporkan ke kesatuan.

"Bukan sifat anggota ketika melihat kejahatan didepan mata tapi harus diam, apalagi tindak kejahatan yang dilakukan teman sendiri," jelas majelis.

Sedangkan terdakwa yang dijatuhi hukuman tambahan dengan dikeluarkan dari satuan, pihaknya juga menyampaikan bahwa ini adalah bagian dari konsekwensi dan menghimbau agar kejadian ini menjadi pelajaran penting.

"Bagaimana jika korban terjadi pada diri kalian. Rasa yang sama itu lah yang akan terjadi seperti apa yang di rasakan keluarga korban saat ini. Kalian masih muda. Dikeluarkan dari satuan bukan berarti harus berhenti sepenuhnya. Lakukan lah hal hal yang bermanfaat baik dari diri sendiri, keluarga maupun orang lain," pesannya.

Sementara, Pada Sidang sebelumnya, para terdakwa telah dituntut pidana penjara dan pidana tambahan berupa pemecatan dari kesatuan TNI AL, oleh Oditur Militer (Odmil) atau Jaksa Penuntut Umum, Mayor Gagan Hermawan., SH dan Odmil Letkol Vinor, sesuai peran masing-masing terdakwa berdasarkan fakta maupun pengakuan para terdakwa yang menyebabkan meninggalnya korban.

Tuntutan bariasi itu ditujukan untuk terdakwa sesuai peran masing-masing. Enam dari 8 terdakwa dituntut pidana tambahan berupa pemecatan selain dari tuntutan pokok yaitu pidana penjara.

Tuntutan yang paling berat yaitu pidana penjara 8 tahun diberikan kepada pelaku utama yakni, Pratu (Mar) Benny Syailendra Silalahi, Serda (Mar) Wahyu Dwi Putra, 3 tahun penjara. Sementara Serda (Mar) Andi Kurniawan Armananta dan Prada (Mar) Charles Siburian masing-masing 1,5 tahun serta yang lainnya masing-masing 4 tahun. 

Kasus terungkap bermula pada peristiwa pembunuhan yang terjadi pada bulan April lalu saat mayat korban ‘Ketut Hadi Prayetno’ yang ditemukan di jalan dekat Masjid Agung Surabaya (MAS). Kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh 8 oknum anggota TNI tersebut berlatarbelakang asmara, dan akhirnya berhasil diungkap oelh Sat Reskrim Polres Sidoarjo(brj/do/tim)

Update News

Persamaan Bangsa Israel dan Suku Batak

SAMOSIR [DOBRAKNEWS.COM] Bangsa Israel kuno terdiri dari 12 suku. Setelah raja Salomo wafat, Bangsa Israel pecah menjadi dua bagian. Bagian Selatan terdiri dari dua suku yaitu Yehuda dan Benjamin yang kemudian dikenal dengan nama Yehuda, atau dikenal dengan nama Yahudi. Kerajaan Selatan ini disebut Yehudah, ibukotanya Yerusalem, dan daerahnya dinamai Yudea. Bagian utara terdiri dari 10 suku, disebut sebagai Kerajaan Israel. Dalam perjalanan sejarah, 10 suku tersebut kehilangan identitas kesukuan mereka. Kerajaan utara Israel tidak lama bertahan sebagai sebuah negara dan hilang dari sejarah. Konon ketika penaklukan bangsa Assyria, banyak orang Kerajaan Utara Israel yang ditawan dan dibawa ke sebelah selatan laut Hitam sebagai budak. Sebagian lagi lari meninggalkan asalnya untuk menghindari perbudakan. Sementara itu Kerajaan Yehudah tetap exist hingga kedatangan bangsa Romawi. Setelah pemusnahan Yerusalem pada tahun 70 oleh bala tentara Romawi yang ...

Kapal Penyebrangan Ketapang Gilimanuk KM Tunu Pratama Jaya Tenggelam

                      KM Tunu Pratama Jaya (foto dok) BANYUWANGI - Kapal penyebrangan KM. Tunu Pratama Jaya tenggelam Ketapang-Gilimanuk Bali. Informasi Basarnas menjelaskan, kejadian KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam, Rabu (2/7/2025) pukul 23.20 WIB, membawa 53 penumpang, 12 kru kapal, dan 22 kendaraan. “Untuk penyebab secara pasti, belum dipastikan, proses evakuasi terkendala gelombang dan arus yang tinggu,” jelas basarnas KMP Tunu Pratama Jaya bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi sekitar pukul 22:56 WIB menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Data informasi Polres Banyuwangi yang telah beredar peristiwa kapal tenggelam  terjadi Rabu 2 Juli 2025 Sekira pukul 23.15 Wib telah terjadi kapal tenggelam yaitu K.M. TUNU PRATAMA JAYA pada saat melakukan pelayaran dari Ketapang menuju Gilimanuk Bali di perairan Selat Bali. Kronologis awal kejadian yaitu sbb  disebutkan Pukul 22.28 Wib KM. TUNU PRATAM...

Pelabuhan Cirebon Terus Bertransformasi Menuju Pelabuhan Moderen

CIREBON- Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon Ferry Anggoro Hendianto melaksanakan  kegiatan rakor bersama Stakeholder,yaitu Bea cukai,Imigrasi, Karantina Kesehatan, Karantina Tumbuhan dan hewan, dan Pelindo regional 2 Cirebon dan Pelindo Jakarta. Kegiatan itu telah mengusung tema, Stranas PK yaitu logistik nasional sebagai salah satu aksi tahun 2025-2026. “Beberapa hal yang didorong diantaranya berkaitan dengan digitalisasi kawasan logistik nasional serta track and trace system dalam peningkatan layanan serta perbaikan tata kelola,” ujar Ferry. Menurut Kepala KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro bahwa kunjungan Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK)  menjadi momentum penting untuk terus mendorong pembenahan tata kelola di pelabuhan. Kunjungan Tim Stranas PK meninjau langsung titik-titik layanan utama di pelabuhan, termasuk sistem pelayanan kapal, bongkar muat barang, hingga sistem digitalisasi perizinan yang telah diterapkan. “Pelabuhan Cirebon terus bertransfor...

Pencarian Korban Kapal Tenggelam Terus di Lakukan

BANYUWANGI- Ribut Eko Suyatno Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengatakan, pencarian  hari ini, Jumat (4/7/2025) ada dua OSC (On Scene Coordinator), yaitu untuk wilayah Ketapang oleh Danlanal Banyuwangi, sedangkan untuk wilayah Gilimanuk oleh Kepala Kantor SAR Denpasar. Disebutkan ada delapan Satuan SAR Laut yang dikerahkan untuk melakukan pencarian di delapan area di wilayah perairan Selat Bali dari utara hingga selatan. Sejumlah Alut SAR laut yang digunakan, yaitu KRI Tongkol 517, KRI Teluk Ende 813, KN SAR 249 Permadi, KN SAR Arjuna, KNP Grantin, RIB 03 dan RBB Pos SAR Banyuwangi, serta RIB 01 Pos SAR Jembrana. Untuk  Satuan SAR Laut (SRU)  udara dikomandoi pleh Kepala Kantor SAR Surabaya. Adapun Alut udara yang digunakan, yaitu 1 unit helikopter BASARNAS Dauphin HR 3606, 1 unit helikopter milik Bali Air, serta 1 pesawat CN 235 dari Baharkam Polri. " Selain itu, pencarian udara juga dilakukan dengan menggunakan drone,”. Tim...

Pelindo Salurkan 200 Paket Sembako Bagi Yayasan Yatim Piatu Pelabuhan Gresik

GRESIK - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Gresik menyelenggarakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyalurkan 200 paket sembako kepada sejumlah yayasan yatim piatu di wilayah sekitar Pelabuhan Gresik.  Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kelurahan Kemuteran, dan diserahkan langsung oleh General Manager Pelindo Cabang Gresik, Sutopo kepada perwakilan pengurus yayasan. Beberapa yayasan yang menerima bantuan di antaranya Yayasan Yatim Mandiri, Yayasan Darul Islam, Yayasan Cabang Muhammadiyah, Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Khoirun Nisa.  Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pelindo dalam menjalankan peran sebagai BUMN yang tidak hanya fokus pada kegiatan ekonomi dan operasional kepelabuhanan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan kualitas lingkungan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. “Bantuan ini merupakan ungkapan rasa syukur...

SPMT Gresik Rutin Bersihkan Sampah Laut Kolam Dermaga

SPMT Gresik komitmen selalu rutin bersihkan dermaga 2kali seminggu GRESIK - Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan maritim, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Gresik secara konsisten melakukan kegiatan pembersihan sampah laut di kolam Dermaga Pelabuhan Gresik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan pelabuhan yang bersih, aman, dan ramah lingkungan. Pembersihan dilakukan secara rutin dua kali dalam satu minggu, dengan fokus pada pengangkutan sampah organik dan anorganik yang mengendap di sekitar perairan pelabuhan. Selain menjaga ekosistem laut, langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta keselamatan operasional kapal nelayan dan pengguna jasa pelabuhan. Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Gresik, Sutopo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembersihan kolam pelabuhan secara r...

Presiden Prabowo Kunjungan Kenegaraan ke Arab Saudi

JEDAH - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS), di Istana Al-Salam, Jeddah, pada Rabu, (2 /7/2025) waktu setempat, rangka kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi. Pertemuan penuh rasa persaudaraan, mencerminkan kedekatan hubungan historis antara Indonesia dan Arab Saudi. Pangeran MBS menyampaikan salam dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud kepada Presiden Prabowo, beserta doa terbaik bagi kesehatan dan kemakmuran bangsa Indonesia. “Yang Mulia Putra Mahkota menyampaikan kepada Yang Mulia Presiden salam dari Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, beserta doa terbaik bagi kesehatan dan kesejahteraan Yang Mulia, serta kemajuan dan kemakmuran lebih lanjut bagi Republik Indonesia dan rakyatnya yang bersaudara,” ujar Pangeran MBS dalam keterangan pers tertulis. Presiden Prabowo turut menyampaikan terima kasih atas sambutan luar biasa yang dib...