Langsung ke konten utama

Postingan

KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Bali

                          peristiwa saat dalam kapal LOMBOK- Peristiwa kebakaran kapal roro kembali terjadi saat sedang berlayar. Kali ini dialami oleh Kapal motor penumpang (KMP) Putri Yasmin rute penyeberangan Padangbai-Lembar di perairan Bali, Rabu (12/8/2026) sekitar pagi pukul 05.00 Wita. Mestipun semua penumpang berhasil dievakuasi saat peristiwa kebakaran di tengah pelayaran, namun menjadi sebuah pertanyaan kenapa kapal roro lintas panjang dan lintas pendek sering mengalami peristiwa serupa, tentu menjadi sebuah teka teki yang patut dituntaskan kementerian perhubungan. Saat kejadian , para penumpang mendapat Proses evakuasi dibantu oleh KMP Port Link II yang kebetulan karena sedang melintas di sekitar lokasi kejadian. Kini  video peristiwa itu telah menghiasi halaman metsos yang terlihat para penumpang KMP Putri Yasmin mengenakan pelampung dan bersiap menyelamatkan diri. Sementara asap diduga dari kebakaran ter...

Kementerian Perhubungan Perketat Pengawasan Kendaraan ODOL

JAKARTA - Kementerian Perhubungan terus berupaya untuk mewujudkan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL). Harapan ini diharapkan bisa terealisasi pada 2027 melalui transformasi sistem pengawasan dan penegakan hukum kendaraan angkutan barang berbasis teknologi.  Harap terealisasi disela peluncuran Sistem Penegakan Hukum Melalui Alat Bukti Rekaman Elektronik Pelanggaran Lebih Dimensi dan Lebih Muatan (ETLE HUB) oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Senin, (10/8/2026) di Jakarta. Menhub Dudy menyampaikan, permasalahan kendaraan, Over Dimensi Over Load (ODOL) menjadi perhatian bersama karena memiliki dampak yang luas, khususnya terhadap keselamatan dan kondisi infrastruktur transportasi.  “Kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan, memperbesar risiko kecelakaan. Mempercepat kerusakan jalan dan jembatan, mengganggu ketertiban lalu lintas, serta menimbulkan kerugian yang pada akhirnya harus ditanggung bersama,” kata Menhub. Menurut Menhub, penanganan ODOL perlu dil...

TNI AL Gagalkan Dugaan Pelanggaran Pengangkutan Kayu Log Asal Bintuni Tujuan Gresik

                           foto :repro TELUK TEBERAU - TNI AL dalam hal ini KRI Madidihang-855, unsur Bawah Kendali Operasi (BKO) Guspurla Koarmada III yang melaksanakan Operasi Siaga Purla Periode III/Tameng Papua-26, berhasil melaksanakan pemeriksaan dan penghentian (henrikan) terhadap kapal TB Buma Nilam/TK Kaltara Kebajikan di Perairan Teluk Berau, Papua Barat Daya, Sabtu (1/8/2026). Pemeriksaan dilakukan setelah ditemukan indikasi pelanggaran terhadap kapal milik PT Surya Bahau Mandiri yang mengangkut muatan kayu log dari Bintuni menuju Gresik. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kapal diketahui mengangkut dokumen sebanyak 590 batang kayu log, namun hasil penghitungan manual di atas tongkang menunjukkan jumlah muatan mencapai 714 batang. Selain dugaan ketidaksesuaian dokumen pengangkutan hasil hutan, tim pemeriksa juga menemukan indikasi pelanggaran di bidang keselamatan pelayaran berupa kondisi garis muat (Plims...

Pencarian Korban KM Mutiara Sentosa 2 di Hentikan

SURABAYA- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah menghentikan korban KM Mutiara Sentosa 2, per-Rabu (5/8/2026). Sesuai  data penumpang yang menjadi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan sumenep Madura-Jawa Timur,  semula 233 orang bertambah menjadi 238 orang setelah setelah pencarian  korban,  Selasa (4/8/1026). Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii Kepala Basarnas RI mengatakan, data itu bertambah ada tambahan satu korban anak kecil. Jadi total korban saat ini menjadi 238 orang,” sebutnya. Dari seluruh jumlah tersebut, sebanyak 62 korban di antaranya sudah dievakuasi menggunakan KN Masalembo dari Pulau Masalembu menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. ReferensiGeografis Setelah tiba di Surabaya, seluruh data korban akan dicocokkan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta pihak pemilik kapal. Jika seluruh data dinyatakan sesuai dan tidak ada laporan korban yang belum ditemukan, operasi pencarian akan dinyatakan s...

Kunjungan Menteri Perhubungan ke Tanjung Perak, Terungkap Pelayaran Yang Sama Dua kali Mengalami Kebakaran Kapal

SURABAYA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, turun meninjau peristiwa terbakarnya KMP. Mutiara sentosa 2. Peristiwa itu merupakan momen penting untuk perbaikan dan evaluasi bagi moda transportasi laut agar kejadian serupa tidak terulang lagi harap menteri Perhubungan kepada semua stakeholder dan pihak terkait.  Penyelengara Transportasi perhubungan Laut pada Minggu siang ketika meninjau para korban di gedung Gapura Surya Nusantara. Dalam kasus kebakaran kapal ini ditemukan penumpang yang tidak terdata di manifes kapal dan juga ada lima orang bayi yang tidak masuk manifes kapal. Sementara itu informasi berkembang dilapangan terungkap bahwa Kapal Penumpang Mutiara Sentosa 1 milik Perusahaan pelayaran yang sama pernah mengalami musibah kebakaran di tahun 2017. Peristiwa itu terjadi ketika itu jumat, 19 Mei 2017, sekitar pukul 18.00–19.30 WIB di perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, rute pelayaran Tanjung Perak, Surabaya -Balikpapan. Sebelum Kunjungan Menteri Perhubungan ke Lokasi...

Pelindo Siapkan Posko Terpadu Korban KMP Mutiara Sentosa 2

SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa bergerak cepat mendukung penanganan korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan utara Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8). Kapal penumpang jenis Ro-Ro yang melayani rute Surabaya–Makassar tersebut dilaporkan mengalami kebakaran sekitar pukul 06.00–07.00 WIB saat berlayar di perairan utara Madura. Insiden tersebut memicu operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terpadu yang melibatkan Basarnas, TNI AL, Polda Jatim, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, KSOP, KPLP, Polairud, BPBD, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi untuk mengevakuasi penumpang dan awak kapal, di antaranya KN SAR Permadi, RIB 01 Sumenep, KRI Nala-363 (Koarmada II), KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, Transco Arafura, Meratus Project 3, Prakarsa Mas, SC Aila XVII, Alcon Daniel, Selaras Mas, dan British Mentor. Sebagai operator pelabuhan, Pelindo menyiapkan Posko Terpadu di Terminal Penumpang Gap...

Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Terungkap Ada Korban Meninggal

Pemerintah sudah waktunya melakukan pengawasan yang ketat untuk kapal penumpang sejenis Roro. Karena kapal tersebut membawa nyawa ratus penumpang manusia. Para pelayaran sudah waktunya memberi kenyamanan dalam keselamatan berlayar baik untuk Roro jarak pendek atau Roro jarak jauh .  -KM Mutiara Sentosa 2, milik pelayaran  Atosim Lampung Pelayaran (APL)  rute Surabaya -Makasar sesuai informasi mengalami kebakaran saat berlayar dan berada diperairan Sumenep Madura Jawa Timur. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/8/2026) saat meneruskan pelayaran menuju Makassar.   Banyak Vidio amatir yang beredar  di media sosial seperti  instalgram memperlihatkan kepulan asap dan para penumpang yang telah siap dengan jaket pengaman. Penumpang terlihat memakai pelampung berupa jaket keselamatan dan sudah berkumpul di geladak kapal guna meminta pertolongan. Kepala KSOP Kelas lV Kalianget, Azwar Annas, lewat whatshap pribadi  membenarkan ada kejadian kapal terbakar, t...

Dirjen Perhubungan Laut Utamakan Keselamatan Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 di Sumenep

SUMENEP - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan koordinasi intensif dalam penanganan insiden kebakaran yang dialami KM. Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8/2026). Fokus utama saat ini adalah memastikan proses evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan optimal. Berdasarkan laporan dari lapangan, kejadian kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 06.00–07.00 WIB di Perairan Utara Sumenep. Informasi mengenai insiden tersebut diterima pada pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi kepada seluruh pihak terkait untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Dalam upaya penanganan awal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget menyiarkan terjadinya kecelakaan kapal, dan selanjutnya berkoordinasi dengan Basarnas. Sebagai informasi pada saat kejadian, kondisi cuaca cerah berawan. Pada saat yang sama, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalu...

Komisi VI DPR RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA -  PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menerima kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI Masa Persidangan 2025–2026 yang dipimpin oleh Ketua Tim Kunjungan Reses, Anggia Ermarini, di Surabaya, Jumat (24/7). Kunjungan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara DPR RI dan BUMN dalam mendorong peningkatan kinerja sektor kepelabuhanan nasional.  Dalam pertemuan tersebut, Pelindo diwakili oleh Direktur Utama Achmad Muchtasyar, Direktur Operasi Prasetyadi, Direktur Hubungan Kelembagaan Hendri Ginting, serta Direktur Keuangan Bachtiar Soeria Atmaja.  Di hadapan Komisi VI DPR RI, Pelindo memaparkan capaian kinerja operasional selama Semester I Tahun 2026 yang menunjukkan tren pertumbuhan positif di berbagai lini layanan.  Adapun capaian tersebut meliputi Arus kapal mencapai 681 juta GT, meningkat 3% (year on year). Arus peti kemas mencapai 10 juta TEUs, meningkat 7% (year on year). Arus penumpang mencapai 11,6 juta orang, meningkat 9% (year on year...

Ekspor Ilegal 3, 4 Ton Merkuri Cair ,Senilai Rp 17,5 M digagalkan dari Terminal Petikemas Surabaya

SURABAYA - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur I bersama Bea Cukai Tanjung Perak dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggagalkan upaya ekspor ilegal sekitar 3,4 ton merkuri cair dengan estimasi nilai barang mencapai ±Rp17,5 miliar tujuan Burkina Faso, Afrika Barat. Penindakan terjadi pada Jumat, 24 Juli 2026  di PT Terminal Petikemas Surabaya, yang merupakan hasil analisis intelijen dan pemeriksaan fisik terhadap satu kontainer ekspor yang diberitahukan sebagai keramik. Merkuri merupakan logam berat yang umum digunakan dalam proses amalgamasi  pada pertambangan emas skala kecil. Meskipun metode tersebut relatif murah dan sederhana, penggunaan merkuri memiliki dampak yang sangat berbahaya karena bersifat toksik, dapat mencemari lingkungan, serta menimbulkan gangguan kesehatan serius akibat paparan jangka pendek maupun jangka panjang.  Oleh karena itu, perdagangan merkuri  secara internasional dikendalikan melalui Konvensi Minamata tentang Merkur...