Langsung ke konten utama

TTL Terus Bertumbuh dan Berttransformasi Bersama Pelindo

SURABAYA - Lima tahun pascamerger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menjadi momentum penting bagi PT Terminal Teluk Lamong (TTL) untuk terus tumbuh dan bertransformasi sebagai bagian dari ekosistem Pelindo. Mengusung semangat “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju”, TTL terus memperkuat integrasi, meningkatkan produktivitas, serta menghadirkan berbagai inovasi operasional dan digital untuk memberikan layanan terminal peti kemas yang semakin cepat, efektif, efisien, dan berorientasi kepada pelanggan.

Bagi TTL, perjalanan lima tahun pascamerger bukan sekadar proses integrasi organisasi. Momentum tersebut menjadi titik penting untuk membangun cara kerja yang lebih terintegrasi, memperkuat standardisasi layanan, memperluas pemanfaatan teknologi, serta mengoptimalkan kapasitas dan sumber daya.

Transformasi Pelindo melalui standardisasi pengelolaan terminal peti kemas menjadi bagian penting dalam perjalanan TTL. Berbagai improvement dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penyempurnaan proses operasional, peningkatan produktivitas peralatan, penguatan pelayanan kapal, hingga digitalisasi proses layanan terminal.

Salah satu breakthrough penting dilakukan pada pelayanan kapal di dermaga domestik ketika TTL menghadapi tantangan arus kuat yang sebelumnya memengaruhi waktu pelayanan kapal. Melalui evaluasi pola operasi dan kolaborasi dengan pelayanan pemanduan, TTL melakukan penyempurnaan pola pelayanan sehingga kapal dapat dilayani dengan lebih fleksibel tanpa harus menunggu kondisi arus tertentu. Improvement tersebut mampu menurunkan rata-rata waktu tunggu kapal dari 6,67 jam menjadi 1,83 jam, sekaligus meningkatkan keandalan pelayanan di terminal.

Perbaikan berkelanjutan kemudian diperkuat melalui penerapan konsep Berthing Priority dan Berthing Window untuk memberikan kepastian jadwal sandar kapal, mengurangi waiting time, serta mendukung reliability jadwal pelayaran. Pendekatan tersebut secara bertahap dikembangkan pada terminal-terminal yang dikelola TTL seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan pengguna jasa.

Transformasi tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja terminal. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan arus peti kemas yang konsisten dalam lima tahun terakhir. Arus peti kemas TTL meningkat dari 780.160 TEUs pada 2021 menjadi 2.187.964 TEUs pada 2025. Pertumbuhan semakin akseleratif dalam dua tahun terakhir, masing-masing mencapai 55,9% pada 2024 dan 64,6% pada 2025.

Peningkatan tersebut turut didukung oleh semakin kuatnya integrasi dalam pengelolaan terminal. TTL menerima serah operasi TPK Nilam pada 2024 dan TPK Berlian pada 2025, sehingga kini mengelola tiga terminal peti kemas yang semakin terintegrasi, yaitu TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.

“Lima tahun pascamerger menjadi perjalanan penting bagi Terminal Teluk Lamong. Kami tidak hanya tumbuh dari sisi volume, tetapi juga terus membangun fondasi operasional yang semakin terintegrasi, produktif, dan berorientasi kepada pelanggan. Pertumbuhan throughput menjadi salah satu indikator bahwa integrasi dan transformasi yang dilakukan mampu menciptakan nilai yang semakin besar bagi pengguna jasa, perusahaan, dan Pelindo,” ujar David Pandapotan Sirait, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong.

Sejalan dengan transformasi Pelindo, TTL juga terus memperkuat digitalisasi pelayanan terminal. Salah satu implementasinya adalah Terminal Booking System (TBS) yang diterapkan pada 2025 untuk mengoptimalkan pengaturan dan pemerataan kedatangan truk, meningkatkan handling capacity terminal, mengendalikan Truck Round Time (TRT), serta meningkatkan efisiensi proses haulage.

Digitalisasi operasional kemudian diperkuat melalui pengembangan sistem Integrated Planning & Control untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pengendalian aktivitas terminal secara terintegrasi dan berbasis data. Di sisi layanan pengguna jasa, TTL juga terus melakukan penyempurnaan pengaturan arus kendaraan dan fasilitas pendukung guna menciptakan proses operasional yang lebih tertib, aman, dan efisien.

Transformasi pelayanan kapal kemudian memasuki tahap berikutnya melalui implementasi EAZI (Express Anchorage Zone Service) pada 2026. Program ini menjadi salah satu terobosan TTL bersama para pemangku kepentingan kepelabuhanan dalam mempercepat proses pelayanan kapal melalui optimalisasi area labuh.

Melalui EAZI, proses pelayanan kapal di area labuh dapat dilakukan lebih cepat sehingga memperpendek waktu pergantian antarkapal dan mendukung percepatan proses sandar serta kegiatan operasional berikutnya di terminal.

“Transformasi bagi kami bukan satu proyek besar yang berdiri sendiri, tetapi rangkaian continuous improvement. Mulai dari bagaimana kapal dapat sandar lebih cepat, bagaimana jadwal sandar menjadi lebih pasti, bagaimana truk masuk terminal lebih teratur, hingga bagaimana seluruh aktivitas terminal dapat direncanakan dan dikendalikan secara lebih terintegrasi. Semua bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan layanan yang lebih cepat, pasti, aman, dan efisien kepada pelanggan,” ujar David.
Transformasi tersebut terus diarahkan untuk membangun ekosistem terminal yang semakin smart, green, and sustainable. Integrasi tiga terminal memberikan peluang bagi TTL untuk mengoptimalkan aset dan sumber daya, meningkatkan standardisasi proses, memperkuat produktivitas, serta membangun sinergi operasional yang lebih luas.
Di sisi lain, pemanfaatan teknologi digital terus dikembangkan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan meningkatkan konektivitas antara terminal, pengguna jasa, shipping line, transporter, serta para mitra dalam ekosistem logistik.

Upaya tersebut berjalan beriringan dengan komitmen TTL terhadap efisiensi energi, pengurangan dampak lingkungan, keselamatan kerja, serta keberlanjutan operasional. Pengembangan terminal tidak hanya diarahkan untuk mengejar kapasitas dan produktivitas, tetapi juga menciptakan layanan yang semakin efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

“Integrasi tiga terminal memberikan ruang yang semakin besar bagi kami untuk mengoptimalkan kapasitas, aset, dan sumber daya secara lebih efektif. Ke depan, transformasi TTL akan terus diarahkan menuju ekosistem terminal yang smart, green, dan sustainable, sekaligus tetap responsif terhadap kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri logistik,” tambah David.

Memasuki fase berikutnya setelah lima tahun merger Pelindo, TTL berkomitmen untuk melanjutkan transformasi melalui penguatan integrasi tiga terminal, peningkatan produktivitas, digitalisasi, innovation-driven operation, serta pengembangan layanan yang semakin hijau dan berkelanjutan.

Dengan semangat “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju”, PT Terminal Teluk Lamong akan terus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan konektivitas logistik, efisiensi rantai pasok, serta penguatan daya saing maritim Indonesia.(martin)

Update News

Persamaan Bangsa Israel dan Suku Batak

SAMOSIR [DOBRAKNEWS.COM] Bangsa Israel kuno terdiri dari 12 suku. Setelah raja Salomo wafat, Bangsa Israel pecah menjadi dua bagian. Bagian Selatan terdiri dari dua suku yaitu Yehuda dan Benjamin yang kemudian dikenal dengan nama Yehuda, atau dikenal dengan nama Yahudi. Kerajaan Selatan ini disebut Yehudah, ibukotanya Yerusalem, dan daerahnya dinamai Yudea. Bagian utara terdiri dari 10 suku, disebut sebagai Kerajaan Israel. Dalam perjalanan sejarah, 10 suku tersebut kehilangan identitas kesukuan mereka. Kerajaan utara Israel tidak lama bertahan sebagai sebuah negara dan hilang dari sejarah. Konon ketika penaklukan bangsa Assyria, banyak orang Kerajaan Utara Israel yang ditawan dan dibawa ke sebelah selatan laut Hitam sebagai budak. Sebagian lagi lari meninggalkan asalnya untuk menghindari perbudakan. Sementara itu Kerajaan Yehudah tetap exist hingga kedatangan bangsa Romawi. Setelah pemusnahan Yerusalem pada tahun 70 oleh bala tentara Romawi yang ...

Kasus Perdata PT SJA di Putus tanpa Menggunakan Bukti Persidangan

SURABAYA [DOBRAKNEWS.COM] Kasus sengketa perdata PT Santos Jaya Abadi yang diadukan ke badan pengawas (Bawas) Mahkamah Agung. Kasus ini merupakan yang kedua setelah pernah di adukan ke Komisi Yudisial, sehingga terkesan sudah jatuh kembali ketimpa tangga. Menurut Kukuh Pengacara PTSantos Jaya. Ia menduga majelis hakim banding yang menangani perkara tersebut mengabaikan fakta-fakta yuridis dalam perkara gugatan warisan saham PT Santos Jaya Abadi (SJA) dengan Lenny Setyawati dan Wiwik Sundari Guntur.   PN Surabaya lanjut Kukuh, majelis hakim yang terdiri dari Erri Mustianto (ketua), Bambang Kusmunandar dan Sigit Purwoko, masing-masing sebagai anggota, telah membuat putusan yang menyimpang dengan hal-hal dalam persidangan. Sehingga mengabulkan gugatan Lenny dan Wiwik. Dengan menyatakan bahwa PT SJA dengan produksi kopi merek kapal api, didirikan oleh Go Soe Loet pada 18 Mei 1979. "Padahal, tidak ada bukti pendirian PT SJA pada tahun tersebut dan tak ada bukti kepemilika...

Pergeseran Pejabat Kementerian Perhubungan Terus Bergulir

JAKARTA- Pergeseran pejabat di Kementerian Perhubungan terus bergulir ahir-ahir ini.  Para pejabat baru telah dilantik oleh  Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Novie Riyanto di Jakarta, Kamis (16/10/2024) Sebagai bagian penyegaran dalam penugasan.  Pejabat Eselon II yang dilantik antara lain:  1. Dr. Een Nuraini Saidah sebagai Kepala Sekretariat KNKT 2. Muhamad Arief Affandi, Kepala PPIT 3. Ernita Titis Dewi, Direktur Angkutan Jalan  4. Capt. Mochamad Abduh, Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas  5. Saham Amir Syarif, Kepala Disnav Tipe A Kelas I Belawan  6. Ir. Hernadi Tri Cahyanto, Kepala Disnav Tipe A Kelas I Palembang  7. Ferdinand Anon Bayu Aji, Kepala Disnav Tipe A Kelas I Tanjung Pinang  8. Bambang Siswoyo, Direktur Sarana Perkeretaapian  9. Ir. Bernadette. E. S. Mayashanti, Direktur Keselamatan Perkeretaapian  10. Ali Fikri, Kepala PPSDMAP    Pejabat Eselon III 11.Diah Mamalia, Kabag Tata Usaha, PFK...

Abdul Rofid Fanani Korban, Menejer dan Asmen Sampit "Terseyum"

SURABAYA, [DOBRAKNEWS.COM] -Direksi PT Pelindo III belum menepati mencopot jabatan rekan-rekan Abdul Rofid Fanany (ivan). "Mereka" masih tetap menduduki jabatan masing-masing dan masih leluasa melakukan tugas jabatan masing-masing. Ada kesan Abdul Rofid fanany dikorbankan dari jabatannya sebagai GM Pelindo III Cilacap.   Direktur Personalia dan Umum, Edy Hidayat Nurjaman memberi penjelasan, sanksi akan diberikan kepada pegawai yang berkolusi dengan Ivan. Adapun para pegawai yang terlibat berkolusi sebelumnya terungkap diantaranya menejer usaha dan asmen. Mereka disebut terlibat berkolusi dengan Ivan dari uang sewa peralatan perusahaan dengan cara pemalsuaan nota tagihan. Lambannya pihak direksi memberikan sanksi kepada bawahannya dapat menimbulkan beberapa tudingan miring dibalik pencopotan Ivan. Informasi yang dihimpun Dobraknews.com di lingkungan PT Pelindo III, pencopotan hanya dialami Abdul Rofid Fanany. Sementara Menager Usaha dan empat Asmen Sampit masih menjabat d...

Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenhub di Rotasi

                                  foto repro   JAKARTA- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penyegaran pejabat dan merotasi pejabat dilingkungan Kementerian Perhubungan, Kamis, (10/10/2024), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik para pejabat dan sembilan di antaranya pejabat Eselon II, yakni  1. Dr. Siti Maimunah sebagai Kepala Disnav Tipe A Klas I Makassar  2. Capt. Weku Frederik Karuntu, sebagai Kepala Disnav Tipe A Klas I Tanjung Perak 3. Heru Susanto, sebagai Kepala Kantor KSOP Klas I Balikpapan  4. Capt. Bharto Ari Raharjo, sebagai Kepala Kantor KSOP Khusus Batam  5. Agustono, Kepala Kantor UPBU Klas I Utama Juwata  6. Bambang Hartato, Kepala Kantor Otban Klas I Wilayah II Kualanamu –Medan  7. Sokhib Al Rokhman, Direktur Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan  8. Cecep Kurniawan, Kepala Kantor Otban Klas I Wilayah IV Ngurah Rai –Denpasa...

Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenhub di Lantik dan Dikukuhkan

JAKARTA - Menteri Perhubungan melantik dan mengukuhkan pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jumat (9/5/2025). Dalam kesempatan itu, dilantik dan dikukuhkan di antaranya pejabat Eselon I oleh Menhub.  Berikut daftar pejabat yang dilantik;  1. Novie Riyanto Rahardjo sebagai Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi  2. Arif Toha sebagai Inspektorat Jenderal  3. Capt. Antoni Arif Priadi sebagai Sekretaris Jenderal  4. Mohamad Risal Wasal sebagai Dirjen Integrasi Transportasi dan Multimoda  5. Subagiyo sebagai Staf Ahli Bidang Keselamatan Transportasi  6. Robby Kurniawan sebagai Staf Ahli Bidang Kawasan dan Lingkungan  7. Irjen Pol Capt. Hermanta sebagai Kepala Badan Kebijakan Transportasi  8. Suharto sebagai Staf Ahli Bidang Teknologi dan Energi  9. Yufridoj Gandoz Situmeang sebagai Staf Ahli Bidang Logistik  10. Djarot Tri Wardhono sebagai Kepala BPSDMP  11. Muhammad Masyhud sebagai Dirjen Perhubungan Laut  12. Aan Suha...

PT Permata Indah Griyaku, Perumahan Moderen Wedoroanom Belum Realisasikan Fasum, Mussola dan Tanah Makam

GRESIK, PENDOBRAKNEWS - Perumahan Griyaku Moderent Desa Wedoroanom Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terkesan di abaikan developer PT. Permata Indah Griyaku yang berkantor di Jemusari VI/2,  Surabaya.  Perumahan yang saat ini berpenghuni lebih kurang 80 Kepala Keluarga, dan sebagian telah berpenduduk setempat yakni Desa Wedoroanom Driyorejo belum mendapatkan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum dari pihak developer.  Menurut Paguyuban perumahan Griyaku Modernt Yakni Choy dan Garada melalui Whatshap mengungkapkan" Kita sudah bolak-balik dan berkali-kali datang ke Developer menanyakan Fasum, makam, musola dan lain lain, Tapi hanya di janjikan dan belum terealisasi sampai sekarang Kantor Perumahan moderen, yakni developer PT. Permata Indah Griyaku yang berkantor di Jemusari Vi/2, hanya Janji terus, " terang pihak peguyuban.   foto perumahan Griyaku Moderent wedoroanom Peguyuban perumahan tersebut menambahkan bahwa pihak developer,  Secara garis besarnya belum ter...