GRESIK - Penyelidikan kasus penemuan bayi laki-laki yang ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik, berlanjut. Hasil autopsi, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang menguatkan dugaan adanya tindak kekerasan.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengungkapkan, bayi tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 18 jam sebelum pemeriksaan autopsi dilakukan. Tim forensik menemukan beberapa tanda luka di berbagai bagian tubuh korban.
“Dari hasil autopsi, terdapat luka di bagian kepala, tangan, kaki, mulut, dan hidung,” ujar Arya, Senin (30/3/2026). Menurut penjelasannya, luka paling fatal ditemukan di bagian kepala yang diduga akibat benturan benda tumpul. Temuan pendarahan di bagian belakang kepala memperkuat kesimpulan sementara penyebab kematian korban.
“Selain itu, ditemukan pembengkakan pada bagian hidung dan mulut. Sehingga kuat dugaan, kasus ini bukan sekadar pembuangan bayi, melainkan pembunuhan,” tambahnya.
Hasil visum juga menunjukkan bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar dua minggu. Kondisi tali pusar yang sudah terlepas menandakan bayi sempat dirawat setelah dilahirkan sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
“Pada saat ditemukan, tali pusar sudah tidak ada. Diduga bayi ini sempat dirawat oleh orang tuanya,” jelas Arya. Saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman perkara dengan pendekatan scientific investigation untuk mengidentifikasi pelaku.
“Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya,” pungkasnya.
Sebelumnya, warga Desa Mojosarirejo sempat dibuat geger oleh penemuan kantong plastik hitam mencurigakan di tepi jalan pada Rabu (25/3/2026) siang. Kantong tersebut awalnya disangka berisi sampah biasa.
Penemuan bermula ketika seorang warga bernama Maskut (37) sedang mencari tanaman kumis kucing di lahan kosong sekitar pukul 11.30 WIB. Ia melihat plastik hitam tergeletak dan merasa ada sesuatu yang tidak biasa.
Rasa penasaran membuatnya mencoba memeriksa dengan menyentuh bagian luar kantong plastik tersebut. Saat disentuh, ia merasakan benda lunak di dalamnya.“Saya pegang dari luar, kok terasa lunak,” ujar Maskut kepada polisi. Kantong plastik berisi jasad bayi laki-laki. Warga melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian.(tim)
