CILACAP - Komisaris PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Bapak Arief Poyuono, menegaskan komitmen Pelindo dalam memastikan keberlanjutan kegiatan bongkar sapi yang menuju Instalasi Karantina Hewan (IKH) di wilayah Cilacap. Hal tersebut disampaikan di sela agenda kunjungan kerja beliau di Pelindo Tanjung Intan, Cilacap, pada Rabu (18/12).
Dalam kunjungan tersebut, Bapak Arief Poyuono turut menerima kunjungan investor asal China bersama tim Pemerintah Kabupaten Cilacap di Pelindo Tanjung Intan. Pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk pembahasan bersama investor dari China terkait rencana pengembangan dry port di Pelabuhan Tanjung Intan, sebagai bagian dari penguatan ekosistem logistik terintegrasi di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Arief Poyuono menegaskan dukungan penuh Pelindo terhadap realisasi kegiatan petikemas melalui Pelindo Tanjung Intan yang akan diperkuat dengan konektivitas jalur kereta api. Langkah ini merupakan upaya strategis untuk mendorong integrasi logistik yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan.
“Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran arus logistik, baik untuk komoditas hewan ternak maupun petikemas. Pengembangan dry port serta integrasi antarmoda, termasuk konektivitas kereta api, menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing logistik daerah dan nasional,” ujar Arief Poyuono.
Sementara itu, Branch Manager Tanjung Intan PT Pelindo Multi Terminal, Bapak Miftah Fajrisal, menyampaikan kesiapan Pelindo Tanjung Intan dalam mendukung rencana pengembangan tersebut melalui peningkatan layanan, fasilitas, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Pelindo Tanjung Intan siap menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem logistik di Cilacap, termasuk mendukung rencana dry port dan pengembangan layanan petikemas yang terintegrasi,” ungkap Miftah.
Melalui sinergi antara Pelindo, pemerintah daerah, dan investor, diharapkan Pelabuhan Tanjung Intan dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional serta memperkuat posisi Cilacap sebagai hub logistik yang terintegrasi dan berdaya saing. (mtin)
