BAWEAN GRESIK- KM Buana Ocean, dengan tugboat Fasifik bermuatan batubara ,sesuai data yang masuk ke meja redaksi Pendobraknews, telah berlabuh di wilayah/kawasan pelabuhan bawean. Sesuai data yang masuk, tongkang tersebut waktu itu mengalami kemiringan.
Disebutkan saat berlabuh pada tanggal (15/1/2026) lalu, diatas kapal ada aktivitas yang membuat perhatian warga sekitar. Yang paling ironis kapal tongkang tersebut saat berlabuh tidak mendapat ijin dari pemangku pelabuhan yakni ksop Bawean selaku kepanjangan tangan Kementrian perhubungan direktorat perhubungan laut.
Melalui hubungan seluler saat dikonfirmasi Senin (2/2/2026) ,Irawan mengwakili Kepala KSOP Kelas 3 Bawean, Pajudin membenarkan informasi tersebut. Irawan mengatakan bahwa tongkang yang berlabuh dalam situasi emergenzi karena terjadi kemiringan kapal tongkang.
"Betul ada tongkang dengan tuqboat Fasifik, berlabuh dalam situasi emergensi. Dalam situasi seperti ini kapal tidak perlu harus ada ijin karena untuk penyelamatan. Pada saat itu kondisi tongkang miring, sehinga posisi muatan perbaiki, jadi tidak ada kegiatan diatas kapal, " urai Irawan.
Saat disinggung bahwa kapal tongkang yang sedang berlabuh sedang melakukan akrivitas pengelasan diatas kapal dan dilakukan tanpa ijin?, Irawan mengatakan tidak aa pengelasan diatas kapal tetapi aktivitas pengelasan dilakukan di darat tambahnya.
Berlabuhnya kapal tongkang tersebut menurut Irawan tidak membayar PNBP , karen sifatnya waktu itu emergenzi dan tidak ada kegiatan terangnya " Irawan menegaskan kapal yang berlabuh wajib bayar pnbp jik diberaktivitas di daerah bawean,". Ucapnya. (tn)

