CILEGON - Kekuatan dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau hanya hitungan detik, telah sampai keberbagai wilayah. Dampaknya sangat kuat bahkan kendaraan bisa ketutupan abu tebal, sampai Bandara Soekarno-Hatta yang terpaksa ditutup sementara dan penerbangan terpaksa membatalkan penerbangan internasional.
Konon muncul berbagai ungkapan bahwa suara getaran dentumannya sampai berjarak 700 km jauhnya. Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK),;Minggu (6/9/2026) melalui analisis citra satelit Himawari-9, dengan klaster pertama berada dari permukaan hingga sekitar 20.000 kaki dan bergerak ke arah timur laut hingga selatan, mencakup seba keberbagai wilayah . gian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta wilayah perairan di sekitarnya.
Klaster kedua mencapai ketinggian sekitar 50.000 kaki dan bergerak ke arah barat daya hingga barat laut, meliputi sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, hingga Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu-Lampung-Banten.
Analisis sebaran abu dilakukan BMKG berdasarkan citra RGB Himawari-9 yang diamati sekitar pukul 06.00 WIB, kemudian dikombinasikan dengan data aktivitas erupsi dari PVMBG dan VAAC Darwin. Hasil pemantauan menunjukkan abu vulkanik GAK telah meluas dari sekitar gunung hingga sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra, Selat Sunda, serta Samudra Hindia.(erupsi)

