Langsung ke konten utama

Dirjen Hubla, Mengungkapkan Perlu Kebutuhan Tambahan Anggaran

JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud menyampaikan, kebutuhan tambahan untuk kegiatan yang belum terakomodir dalam pagu indikatif tersebut terbagi menjadi 4 kategori. 

“Pertama, untuk dukungan keselamatan sebesar Rp897,73 miliar terdiri dari kegiatan pemeliharaan doking dan BBM kapal negara,” kata Masyhud dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR, Rabu (15/7/2026).  

Secara perinci, kebutuhan pemeliharaan dan BBM kapal negara mencapai Rp795,2 miliar dan docking kapal patrol mencapai Rp102,4 miliar.  Selain itu, kebutuhan tambahan anggaran juga untuk memenuhi dukungan pelayanan senilai Rp4,27 Triliun.

Termasuk di dalamnya untuk kebutuhan pembangunan pelabuhan Wanam di Merauke yang menjadi prioritas nasional mendukung lumbung pangan senilai Rp150 miliar.  Kemudian, untuk keperintisan membutuhkan tambahan anggaran senilai Rp4,53 miliar untuk mendukung teknis layanan keperintisan transportasi laut.

Jalan Baru Subsidi BBM untuk Nelayan Terakhir, anggaran untuk belanja pegawai senilai Rp592 Miliar bagi 21.675 pegawai di Ditjen Perhubungan Laut.  Sejatinya, anggaran yang telah masuk dalam pagu indikatif 2027 senilai Rp10,81 triliun terbagi menjadi program dukungan manajemen senilai Rp2,56 triliun (24% dari total pagu) dan program infrastruktur dan konektivitas (74%).  

Melihat lebih perinci pada program infrastruktur dan konektivitas, khusus untuk infrastruktur memakan anggaran mencapai Rp4,3 triliun. Termasuk rekonstruksi/rehabilitasi/peningkatan/pengembangan/pembangunan/fasilitas pelabuhan & kegiatan studi kepelabuhanan.  

Selain itu, juga untuk kegiatan Multi Years Contract (MYC) Tahun 2026–2028, seperti rekonstruksi fasilitas pelabuhan Nusa Penida, Salura, hingga Kolaka. Terdapat pula kegiatan peningkatan Pelabuhan Dorak Meranti, rehabilitasi fasilitas pelabuhan Dompak, dan pembangunan fasilitas pelabuhan Lebiti.  

Sementara berdasarkan kegiatan wajib dan strategis, anggaran kegiatan wajib dialokasikan mencapai Rp9,48 triliun. Terbesar untuk pembangunan Pelabuhan Patimban yang mencapai Rp2,66 triliun dan diikuti layanan keperintisan yang mencapai Rp2,04 triliun.  

Alokasi anggaran untuk kegiatan strategis Ditjen Perhubungan Laut tercatat senilai Rp1,33 triliun. Utamanya, untuk penunjang teknis transportasi laut pengadaan sarana dan peralatan internal, evaluasi manajemen dan kinerja, pelayanan hukum, kegiatan ISO, pengelolaan PNBP, pengelolaan SAI, kegiatan studi dan penyusunan dokumen perencanaan senilai Rp665,75 miliar.  Adapun, pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda menyoroti jumbonya anggaran untuk pembangunan Pelabuhan Patimban. 

Terlebih, seluruhnya menggunakan pinjaman luar negeri.  Dirinya mengkhawatirkan sumber dana untuk pembangunan tersebut akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).  “Dari anggaran Ditjen Hubla 30% dari pinjaman luar negeri, dan ini semua di Patimban. 

Ada proyek 1,2,3. Ini Angka Besar. Kemenhub kalau ditotal pinjaman luar negeri itu tinggi sekali. Ini perlu mendapatkan pengawasan serius,” tambahnya.  (hub/mtin)


sumber: bisnis co


Update News

Persamaan Bangsa Israel dan Suku Batak

SAMOSIR [DOBRAKNEWS.COM] Bangsa Israel kuno terdiri dari 12 suku. Setelah raja Salomo wafat, Bangsa Israel pecah menjadi dua bagian. Bagian Selatan terdiri dari dua suku yaitu Yehuda dan Benjamin yang kemudian dikenal dengan nama Yehuda, atau dikenal dengan nama Yahudi. Kerajaan Selatan ini disebut Yehudah, ibukotanya Yerusalem, dan daerahnya dinamai Yudea. Bagian utara terdiri dari 10 suku, disebut sebagai Kerajaan Israel. Dalam perjalanan sejarah, 10 suku tersebut kehilangan identitas kesukuan mereka. Kerajaan utara Israel tidak lama bertahan sebagai sebuah negara dan hilang dari sejarah. Konon ketika penaklukan bangsa Assyria, banyak orang Kerajaan Utara Israel yang ditawan dan dibawa ke sebelah selatan laut Hitam sebagai budak. Sebagian lagi lari meninggalkan asalnya untuk menghindari perbudakan. Sementara itu Kerajaan Yehudah tetap exist hingga kedatangan bangsa Romawi. Setelah pemusnahan Yerusalem pada tahun 70 oleh bala tentara Romawi yang ...

Kasus Perdata PT SJA di Putus tanpa Menggunakan Bukti Persidangan

SURABAYA [DOBRAKNEWS.COM] Kasus sengketa perdata PT Santos Jaya Abadi yang diadukan ke badan pengawas (Bawas) Mahkamah Agung. Kasus ini merupakan yang kedua setelah pernah di adukan ke Komisi Yudisial, sehingga terkesan sudah jatuh kembali ketimpa tangga. Menurut Kukuh Pengacara PTSantos Jaya. Ia menduga majelis hakim banding yang menangani perkara tersebut mengabaikan fakta-fakta yuridis dalam perkara gugatan warisan saham PT Santos Jaya Abadi (SJA) dengan Lenny Setyawati dan Wiwik Sundari Guntur.   PN Surabaya lanjut Kukuh, majelis hakim yang terdiri dari Erri Mustianto (ketua), Bambang Kusmunandar dan Sigit Purwoko, masing-masing sebagai anggota, telah membuat putusan yang menyimpang dengan hal-hal dalam persidangan. Sehingga mengabulkan gugatan Lenny dan Wiwik. Dengan menyatakan bahwa PT SJA dengan produksi kopi merek kapal api, didirikan oleh Go Soe Loet pada 18 Mei 1979. "Padahal, tidak ada bukti pendirian PT SJA pada tahun tersebut dan tak ada bukti kepemilika...

Pergeseran Pejabat Kementerian Perhubungan Terus Bergulir

JAKARTA- Pergeseran pejabat di Kementerian Perhubungan terus bergulir ahir-ahir ini.  Para pejabat baru telah dilantik oleh  Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Novie Riyanto di Jakarta, Kamis (16/10/2024) Sebagai bagian penyegaran dalam penugasan.  Pejabat Eselon II yang dilantik antara lain:  1. Dr. Een Nuraini Saidah sebagai Kepala Sekretariat KNKT 2. Muhamad Arief Affandi, Kepala PPIT 3. Ernita Titis Dewi, Direktur Angkutan Jalan  4. Capt. Mochamad Abduh, Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas  5. Saham Amir Syarif, Kepala Disnav Tipe A Kelas I Belawan  6. Ir. Hernadi Tri Cahyanto, Kepala Disnav Tipe A Kelas I Palembang  7. Ferdinand Anon Bayu Aji, Kepala Disnav Tipe A Kelas I Tanjung Pinang  8. Bambang Siswoyo, Direktur Sarana Perkeretaapian  9. Ir. Bernadette. E. S. Mayashanti, Direktur Keselamatan Perkeretaapian  10. Ali Fikri, Kepala PPSDMAP    Pejabat Eselon III 11.Diah Mamalia, Kabag Tata Usaha, PFK...

Abdul Rofid Fanani Korban, Menejer dan Asmen Sampit "Terseyum"

SURABAYA, [DOBRAKNEWS.COM] -Direksi PT Pelindo III belum menepati mencopot jabatan rekan-rekan Abdul Rofid Fanany (ivan). "Mereka" masih tetap menduduki jabatan masing-masing dan masih leluasa melakukan tugas jabatan masing-masing. Ada kesan Abdul Rofid fanany dikorbankan dari jabatannya sebagai GM Pelindo III Cilacap.   Direktur Personalia dan Umum, Edy Hidayat Nurjaman memberi penjelasan, sanksi akan diberikan kepada pegawai yang berkolusi dengan Ivan. Adapun para pegawai yang terlibat berkolusi sebelumnya terungkap diantaranya menejer usaha dan asmen. Mereka disebut terlibat berkolusi dengan Ivan dari uang sewa peralatan perusahaan dengan cara pemalsuaan nota tagihan. Lambannya pihak direksi memberikan sanksi kepada bawahannya dapat menimbulkan beberapa tudingan miring dibalik pencopotan Ivan. Informasi yang dihimpun Dobraknews.com di lingkungan PT Pelindo III, pencopotan hanya dialami Abdul Rofid Fanany. Sementara Menager Usaha dan empat Asmen Sampit masih menjabat d...

Sutopo, Branch Manager Pelindo Multi Terminal Gresik Mengajar Kepelabuhanan kepada Pelajar SMP NU 2 Gresik

GRESIK -  Pelindo Multi Terminal Branch Gresik menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi SMP NU 2 Gresik, yang berlangsung di area Pelabuhan Gresik, Senin (25/8/2025).  Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai peran penting pelabuhan dalam sistem logistik dan perekonomian nasional. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan langsung dari Deputi Branch Manager Bhineka Pria Panca, mengenai proses operasional pelabuhan, mulai dari bongkar muat barang hingga sistem pengelolaan terminal. Kunjungan ini dikemas secara interaktif guna membangun ketertarikan generasi muda terhadap dunia maritim. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Branch Gresik, Sutopo, mengatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap kegiatan edukatif seperti ini. “Kami sangat menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk edukasi yang penting. Harapannya, generasi muda bisa lebih mengenal dunia maritim dan memahami peran vital pelabuhan dalam mendukung pembangunan nas...

PT Permata Indah Griyaku, Perumahan Moderen Wedoroanom Belum Realisasikan Fasum, Mussola dan Tanah Makam

GRESIK, PENDOBRAKNEWS - Perumahan Griyaku Moderent Desa Wedoroanom Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terkesan di abaikan developer PT. Permata Indah Griyaku yang berkantor di Jemusari VI/2,  Surabaya.  Perumahan yang saat ini berpenghuni lebih kurang 80 Kepala Keluarga, dan sebagian telah berpenduduk setempat yakni Desa Wedoroanom Driyorejo belum mendapatkan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum dari pihak developer.  Menurut Paguyuban perumahan Griyaku Modernt Yakni Choy dan Garada melalui Whatshap mengungkapkan" Kita sudah bolak-balik dan berkali-kali datang ke Developer menanyakan Fasum, makam, musola dan lain lain, Tapi hanya di janjikan dan belum terealisasi sampai sekarang Kantor Perumahan moderen, yakni developer PT. Permata Indah Griyaku yang berkantor di Jemusari Vi/2, hanya Janji terus, " terang pihak peguyuban.   foto perumahan Griyaku Moderent wedoroanom Peguyuban perumahan tersebut menambahkan bahwa pihak developer,  Secara garis besarnya belum ter...

Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenhub di Rotasi

                                  foto repro   JAKARTA- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penyegaran pejabat dan merotasi pejabat dilingkungan Kementerian Perhubungan, Kamis, (10/10/2024), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik para pejabat dan sembilan di antaranya pejabat Eselon II, yakni  1. Dr. Siti Maimunah sebagai Kepala Disnav Tipe A Klas I Makassar  2. Capt. Weku Frederik Karuntu, sebagai Kepala Disnav Tipe A Klas I Tanjung Perak 3. Heru Susanto, sebagai Kepala Kantor KSOP Klas I Balikpapan  4. Capt. Bharto Ari Raharjo, sebagai Kepala Kantor KSOP Khusus Batam  5. Agustono, Kepala Kantor UPBU Klas I Utama Juwata  6. Bambang Hartato, Kepala Kantor Otban Klas I Wilayah II Kualanamu –Medan  7. Sokhib Al Rokhman, Direktur Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan  8. Cecep Kurniawan, Kepala Kantor Otban Klas I Wilayah IV Ngurah Rai –Denpasa...