SURABAYA [DOBRAKNEWS.COM] Keterbatasan sarana dan prasarana Pangkalan Penjagaan
Laut dan Pantai (PLP) menjadi perhatian Pranyoto. Keberadaan fasilitas
pangkalan PLP yang terbatas selama menjadi perhatian besar yang harus diwujudkan untuk mendukung tugas
yang diemban kesatuan dibawah Ditjen Perhubungan Laut Kementerian
Perhubungan (Kemenhub) tersebut.
Kepala Armada Pangkalan PLP, Wismantoro mengungkapkan terkait sarana
pendukung diantaranya gedung, jika seandainya oleh Kantor Otoritas Pelabuhan, kami sudah ada momitmen dengan PT Pelindo III akan meminjamkan gedung untuk kantor yang letaknya tentu harus dekat dengan dermaga. Terkait armada
kapal, Kementerian telah berencana untuk memperlengkapi sekitar 100 unit kapal untuk kesiapan pangkalan diseluruh Indonesia. Bahkan kedepan akan disiapkan pangkalan- untuk pelabuhan terangnya.
Diungkapkan, penambahan kapal yang direncanakan memiliki panjang 70 meter tersebut sengaja dilakukan, menyusul kian bertambahnya usia kapal yang kini dimiliki Pangkalan PLP. Armada Pangkalan PLP Tanjung Perak Surabaya,memiliki empat kapal yang selalu siaga, dan tiga diantaranya adalah kapal kelas 3 dan satu unit kapal kelas 1.
Diungkapkan, penambahan kapal yang direncanakan memiliki panjang 70 meter tersebut sengaja dilakukan, menyusul kian bertambahnya usia kapal yang kini dimiliki Pangkalan PLP. Armada Pangkalan PLP Tanjung Perak Surabaya,memiliki empat kapal yang selalu siaga, dan tiga diantaranya adalah kapal kelas 3 dan satu unit kapal kelas 1.
Secara usia sebagian Kapal-kapal yang ada sekarang ini
memang sudah waktunya diremajakan. Karena usia kapal sudah sejak tahun
1982,” tuturnya. Kedepan untuk akan tetap menambah kemampuan armada dan
personel, keberadaan fasilitas pendukung tersebut bertujuan
efisiensi/hemat uang negara. Yang pasti,
penambahan kapal itu sebagai upaya mempercepat respon dan tindakan
sesuai penugasan yang diemban selaku penjaga keselematan dan keamanan
pelayaran. (do/martin)
