BHS Anggota DPR RI : Keselamatan Pelayaran Perlu Melihat Seluruh Perangkat Keselamatan, Bukan Hanya Sekoci
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengkritik kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang membatasi jumlah penumpang kapal penumpang dan kapal roll-on roll-off (ro-ro) berdasarkan kapasitas sekoci yang tersedia. BHS menilai kebijakan tersebut berpotensi menyulitkan masyarakat yang mengandalkan transportasi laut, terutama jika kapasitas angkut kapal jauh lebih besar dibandingkan jumlah penumpang yang dihitung berdasarkan kapasitas sekoci. Menurut BHS, jumlah penumpang yang dapat diangkut bahkan berpotensi hanya sekitar 20 persen dari kapasitas kapal karena umumnya kapal hanya memiliki dua sekoci. Padahal, kata dia, kapal penumpang dan feri telah dilengkapi perangkat keselamatan lain, termasuk liferaft dengan kapasitas lebih dari 125 persen dari total penumpang. "Indonesia adalah negara kepulauan. Transportasi laut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama masyarakat bawah yang jumlahnya lebih besar dibandingkan masyar...